Archive for Februari 2022
PENJERNIHAN AIR
TUGAS IPA MEMBUAT VLOG LINGKUNGAN SMP N 1 WONOSARI
VLOG LINGKUNGAN SMP NEGRI 1 WONOSARI
haii teman temann
kami dari kelompok 4 yang beranggotakan ;
1.ZAHRA PUTRI ANINDIA
2.PUTRI RENANING GALIH
3.ERICK JONAHTAN AYAL
Ingin mengidentifikasi lingkungan di sekitar SMP N 1 WONOSARI.
TUGAS IPA SEL TUMBUHAN
TUGAS IPA SEL TUMBUHAN
Hari ini kita, dari kelompok "Anak Sholehah" yang beranggota: Kamila Putri Inszira (16) Putri Renaning Galih (23) Salsabila Nurmala Dewi (25) Varadiva Dinda Prasojo (28) Zahra Putri Anindia (30) membuat sel, berupa sel tumbuhan yang ditugaskan oleh Pak Sigit-guru IPA SMP N 1 WONOSARI.
PENCEMARAN LINGKUNGAN [ PENCEMARAN TANAH ]
PENCEMARAN TANAH
Pencemaran tanah, Penyebab Dan Dampaknya
- Bahan atau benda yang tidak dapat di daur ulang misalnya plastik, kaca, logam dan karet. Jika benda-benda tersebut tertimbun dalam tanah maka struktur tanah menjadi rusak
- Zat kimia misalnya sisa pestisida dari pertanian yang meresap kedalam tanah ataupun sisa limbah industri dan rumah tangga seperti deterjen dan lainnya
- Pengikisan lapisan humus (topsoil) oleh air
- Deposit senyawa asam dari peristiwa hujan asam
Dampak pencemaran tanah
Dampak yang ditimbulkan dari pencemaran tanah sangat kompleks baik itu bagi kesehatan, ekosistem, dan tentu saja dampak langsung yang sangat terasa adalah di bidang pertanian dan berikut akan saya jabarkan dari masing dampak tersebut- Kromium - berbagai macam pestisida dan herbisida adalah bahan karsinogenik bagi semua populasi
- Timbal yang merupakan bahan berbahaya terutama untuk anak-anak, dapat menyebabkan kerusakan otak dan ginjal
- Paparan kronis terhadap benzena dapat meningkatkan terkena leukemia
- Merkuri (Air Raksa) dan siklodiena dapat menyebabkan kerusakan ginjal
- PCB dan Siklodiena dapat menyebabkan keracunan hati
- Organofosfat dan Karmabat mengakibatkan gangguan pada saraf otot
- Klorin dapat merangsang perubahan pada hati dan ginjal, juga menyebabkan penurunan sistem saraf pusat
3.Dampak pencemaran tanah terhadap pertanian
PENCEMARAN LINGKUNGAN [ PENCEMARAN UDARA ]
PENCEMARAN UDARA
- Pembakaran; Semisal pembakaran sampah, pembakaran pada kegiatan rumah tangga, kendaraan bermotor, dan kegiatan industri. Polutan yang dihasilkan antara lain asap, debu, grit (pasir halus), dan gas (CO dan NO).
- Proses peleburan; Semisal proses peleburan baja, pembuatan soda, semen, keramik, aspal. Polutan yang dihasilkannya meliputi debu, uap, dan gas.
- Pertambangan dan penggalian; Polutan yang dihasilkan terutama adalah debu.
- Proses pengolahan dan pemanasan; Semisal proses pengolahan makanan, daging, ikan, dan penyamakan. Polutan yang dihasilkan meliputi asap, debu, dan bau.
- Pembuangan limbah; baik limbah industri maupun limbah rumah tangga. Polutannya adalah gas H2S yang menimbulkan bau busuk.
- Proses kimia; Semisal pada pemurnian minyak bumi, pengolahan mineral, dan pembuatan keris. Polutan yang dihasilkan umunya berupa debu, uap dan gas.
- Proses pembangunan; Semisal pembangunan gedung-gedung, jalan dan kegiatan yang semacamnya. Polutannya seperti asap dan debu.
- Proses percobaan atom atau nuklir; Polutan yang dihasilkan terutama adalah gas dan debu radioaktif.
Di awal artikel sudah dituliskan bahwa manusia menjadi penyebab utama dan terbesar terjadinya pencemaran udara. Belum lagi jika kebakaran hutan, sebagai salah satu penyebab polusi udara terbesar, dimasukkan sebagai pencemaran udara yang disebabkan oleh manusia. Karena tidak dapat dipungkiri bahwa sebagian besar kebakaran hutan dan lahan sengaja dilakukan oleh manusia.
SUMBER = https://dlh.bulelengkab.go.id/informasi/detail/artikel/sumber-penyebab-dan-pencemaran-udara-48
PENCEMARAN LINGKUNGAN [ PENCEMARAN AIR ]
1. Limbah industri: bahan kimia cair maupun padat, dari sisa-sisa bahan bakar seperti tumpahan minyak dan oli, kebocoran pipa-pipa minyak tanah yang ditimbun dalam tanah.
2. Penggunaan lahan hijau atau hutan untuk membangun sesuatu.
3. Limbah pertanian.
4. Limbah pengolahan kayu.
5. Penggunakan bom oleh nelayan dalam mencari ikan di laut.
6. Rumah tangga (limbah cair, seperti sisa mandi, MCK, sampah padatan seperti plastik,
gelas, kaleng, batu batre, sampah cair seperti detergen dan sampah organik, seperti
sisa-sisa makanan dan sayuran).
Selain itu terdapat penyebab dan dampak pencemaran air yang harus diketahui. Berikut penjelasannya
#.Penyebab Pencemaran Air
Penyebab pencemaran air dapat dibagi menjadi dua yaitu sumber kontaminan langsung dan dan tidak langsung.Sumber langsung meliputi efluen yang keluar industri, TPA sampah, rumah tangga dan sebagainya. Sumber tak langsung adalah kontaminan yang memasuki badan air dari tanah, air tanah atau atmosfer berupa hujan.
1. Meningkatnya kandungan nutrient yang mengarah pada eutrofikasi.
2. Sampah organik seperti air selokan menyebabkan peningkatan kebutuhan oksigen pada air yang menerimanya yang mengarah pada berkurangnya oksigen yang dapat berdampak parah terhadap seluruh ekosistem.
3. Polutan industri seperti i logam berat, toksin organik, minyak, nutrien dan padatan.
4. Limbah pabrik yang mengalir ke sungai citarum.
#. Dampak Pencemaran Air
1. Dampak terhadap kehidupan biota air
Jika terlalu banyak zat pencemaran pada air limbah akan menurunkan kadar oksigen yang terlarut dalam air. Akibatnya kehidupan dalam air yang membutuhkan oksigen menjadi terganggu dan mengurangi perkembangannya. Akibat matinya bakteri-bakteri, maka proses penjernihan air secara alamiah yang seharusnya terjadi pada air limbah juga terhambat.
2. Dampak terhadap kualitas air tanah
Pencemaran air pada tanah dapat diukur melalui faecal coliform telah terjadi dalam skala yang luas, hal ini dibuktikan oleh suatu survey sumur dangkal di Jakarta. Banyak penelitian yang mengindikasikan terjadinya pencemaran tersebut.
3. Dampak terhadap kesehatan
Dampak pencemaran air terhadap kesehatan akan menularkan bermacam-macam penyakit antara lain:
- Air sebagai media untuk hidup mikroba pathogen.
- Air menjadi sarang serang dan menyebarkan penyakit.
- Jumlah air yang tersedia tidak cukup, sehingga manusia yang bersangkutan tak dapat membersihkan diri.
- Air sebagai media hidup vektor penyakit.
4. Dampak terhadap estetika lingkungan
Banyaknya zat organic yang dibuang ke lingkungan perairan maka perairan tersebut semakin tercemar yang ditandai dengan bau yang menyengat. Juga diikuti dengan tumpukan yang dapat mengurangi estetika lingkungan.
PENCEMARAN LINGKUNGAN [ DEFINISI PENCEMARAN ]
Ada dua jenis bahan dalam pencemaran:
- Degradable, yaitu polutan yang dapat diuraikan kembali atau dapat diturunkan sifat bahayanya ke tingkat yang dapat diterima oleh proses alam. Contohnya adalah kotoran manusia atau hewan dan limbah tumbuhan.
- Non-Degradable, yaitu polutan yang tidak dapa diuraikan oleh kemampuan proses alam itu sendiri. Contohnya merkuri, timah hitam, arsenik, dan lain-lain.
Pencemaran lingkungan disebabkan oleh beragam faktor. Namun, faktor terbesarnya adalah manusia. Sadar atau tidak, kita telah berkontribusi dalam proses pencemaran lingkungan. Mulai dari pertambahan jumlah penduduk yang tak terkendali, banyaknya sumber-sumber zat pencemaran sehingga alam tak mampu menetralisir.
Selain itu banyak juga aktivitas sehari-hari yang tanpa disadari menjadi faktor rusaknya lingkungan, diantaranya :
- Penggunaan kantong plastik secara massif,
- Pembuangan sampah dan limbah deterjen ke sungai,
- Penggunaan AC berlebih,
- Pembuangan limbah elektronik yang tak sesuai aturan,
- Pembakaran hutan,
- Penggunaan kendaraan pribadi sehingga menimbulkan lebih banyak polusi,
- Pembuangan limbah pabrik atau kotoran ke sungai,
- Penebangan hutan yang mengakibatkan hutan tak mampu menyerap karbon-dioksida lebih banyak, dan lain-lain.
Dengan adanya begitu banyak penyebab pencemaran lingkungan itu sendiri menghasilkan berbagai dampak pula kepada lingkungan yang ada dan hal ini dilakukan analisis pada buku Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal).
sumber = sumber = https://www.gramedia.com/literasi/pencemaran-lingkungan/